Luas Wilayah
2 km²
Total Penduduk
Jumlah KK
Jumlah RT/RW
Bapak Samsuri
Padukuhan Ketos merupakan sebuah wilayah pedukuhan yang asri dan strategis yang terletak di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dikelilingi oleh pesona alam perbukitan yang hijau dan nuansa aliran Sungai Oya yang khas, padukuhan ini menawarkan suasana pedesaan yang tenang dengan potensi agrowisata dan kearifan lokal yang masih terjaga erat. Sebagai bagian integral dari kawasan Desa Wisata Sriharjo, masyarakat Ketos dikenal memiliki semangat gotong royong yang tinggi dalam mengembangkan potensi wilayah, baik dari sektor pertanian, UMKM, maupun pelestarian budaya, menjadikannya lingkungan yang harmonis antara keindahan alam dan kehidupan sosial warganya.
Peta Wilayah Padukuhan Ketos
Padukuhan Ketos,
Kelurahan Sriharjo,
Kecamatan Imogiri,
Kabupaten Bantul,
Daerah Istimewa
Yogyakarta
Tahun2025
Kegiatan Refleksi Akhir Tahun Pemuda-Pemudi Dusun Ketos merupakan momen kebersamaan yang diselenggarakan sebagai wadah evaluasi, penguatan hubungan, dan pembaruan semangat menyongsong tahun yang baru. Acara ini diisi dengan sesi sharing, di mana setiap divisi memaparkan hasil kerja setiap divisi selama satu tahun terakhir, sehingga tercipta suasana terbuka dan saling mendukung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang penyambutan dan pengenalan anggota baru agar mereka merasa diterima dan menjadi bagian dari keluarga besar pemuda-pemudi Dusun Ketos. Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan kegiatan grill bersama yang berlangsung santai dan penuh keakraban, mempererat rasa persaudaraan serta menandai awal “babak baru” dengan semangat kebersamaan.
Merespons permasalahan sampah di Padukuhan Ketos, mahasiswa KKNM UNY 23173 menggelar sosialisasi "Ketos Berdaya" pada Minggu (7/12). Acara ini menawarkan dua solusi penanganan sampah yang komprehensif. Untuk penanganan sampah residu, tim KKN memperkenalkan Rocket Stove. Insinerator berbahan bata ringan (hebel) dirancang dengan prinsip aliran udara efisien dan isolator panas. Teknologi ini terbukti menghasilkan pembakaran suhu tinggi yang stabil dan minim asap, sehingga jauh lebih ramah lingkungan dibanding pembakaran terbuka. Untuk biokonversi sampah organik, warga dilatih Budidaya Maggot BSF. Metode ini efektif mengurai limbah dapur menjadi pakan ternak yang bernilai ekonomis tinggi. Pelatihan mencakup teknik racikan media pakan dan perawatan kandang yang tepat agar budidaya bersih dan tidak menimbulkan bau tak sedap. Sebagai wujud keberlanjutan, tim KKN menyerahkan satu unit Rocket Stove dan paket instalasi Maggot kepada warga agar pengelolaan sampah mandiri dapat segera diterapkan.
Kami melangkah masuk dengan ransel penuh teori dan ambisi, menapaki tanah yang awalnya asing bagi jiwa yang masih mencari jati diri. Namun, di antara sapaan hangat di emperan rumah dan tawa renyah anak-anak desa, keangkuhan gelar kami perlahan luruh, tertukar oleh indahnya kesederhanaan yang melampaui logika. Kami datang membawa gagasan untuk mengubah keadaan, namun justru kamilah yang diubah oleh ketulusan yang tak pernah diajarkan di dalam ruang kelas. Kini, saat senja perpisahan mulai membasahi pelupuk mata, kami menyadari bahwa pengabdian ini bukan tentang seberapa banyak program yang tuntas, melainkan tentang seberapa dalam jejak cinta yang tertinggal di palung hati; karena pada akhirnya, kami datang sebagai mahasiswa, dan kami pulang sebagai manusia.
Punya usulan kegiatan, keluhan fasilitas, atau ingin memantau pembangunan? Sampaikan aspirasi Anda di sini. Mari berkontribusi nyata membangun Padukuhan Ketos yang lebih transparan dan responsif melalui laporan Anda.
Padukuhan Ketos membuka peluang kolaborasi bagi instansi, organisasi, mahasiswa (KKN), atau pihak swasta yang ingin bersinergi membangun desa. Silakan kirimkan penawaran atau proposal Anda.